Khas Makassar – RM Pelangi


Kalau ingat Makassar, pertama-tama pasti teringat aneka sea food baik ikan, kepiting dan lainnya. Kemudian makanan tradisional seperti Coto, Konro dan sebagainya.

Namun yang tidak kalah adalah turunan dari chinese food, baik mie pangsit, mie goreng (titi) dan biasa, dan nasi goreng merahnya. Sayangnya biasanya makanan ini disajikan tidak halal. Nah, untungnya di RM Pelangi ini dijumpai versi halalnya dari mie pangsit, mie goreng titi, nasi goreng merah dkk-nya. Dan yang terutama lagi adalah rasanya tetap prima!

Menunya

Nah restoran yang terletak di Jalan Wahid Hasyim ini ada dua bersebelahan, yang satu untuk sea food, yang satu lagi aneka chinese food yang sudah disebutkan dan keduanya menggunakan nama Pelangi … mencarinya tidak sulit, dari arah Djakarta Teater lewati lampu merah jalan Sabang, dan tidak jauh dari lampu merah (sekitar 100m) disebelah kiri jalan letaknya. Sebelah restoran Midori.

Pada saat datang kemari, baru jam 9 malam mereka sudah kehabisan makanan yang sebetulnya dicari, mie pangsit ujung pandang … haduh dua anak yang menyertai sudah agak cemberut nih … terpaksa order dialihkan jadi mie kuah biasa… Jadi order awal adalah : Mie goreng titi, nasi goreng merah, nasi goreng biasa dan mie kuah …

Tidak terasa habislah order pertama, dan rasanya masih lapar, jadi tambah satu lagi mie titi dan es palubutung … ha ha ha kenyang juga rasanya … Oh iya, itu bukan dimakan sendiri, tapi dimakan bersama lho …

Mie Titi ... aduh lihat saja isinya begitu mantap

Nah ini order pertama ... nanti tambah satu lagi mie titi

Mie kuah ... ini orderan khusus untuk Indi ... dipisah mie dan kuahnya ...

Es Palubutung ... salah satu favorit ..

Note:

Kali ini saya tidak tahu total tagihannya berapa, karena makannya dibayari oleh yang mengajak … tapi kalau dilihat di menu, harganya berkisar antara 24 ribuan untuk mie dan nasi per porsinya .. tetapi porsinya besar-besar lho, jadi okay lah …

9 Komentar (+add yours?)

  1. wigati
    Mei 05, 2010 @ 09:01:06

    “Oh iya, itu bukan dimakan sendiri, tapi dimakan bersama lho “..nanti2 ngintil jadwal pak iksa ahhh biar ikut ‘bersama’nya itu loh hehehe

    Balas

  2. Trackback: Award Jiwa Sukses « Batavusqu
  3. bukan detikcom
    Mei 14, 2010 @ 17:02:43

    udang di mienya keknya enang tuh… :D

    Balas

  4. nh18
    Mei 25, 2010 @ 21:22:33

    Sumpah Om Iksa …
    saya sangat tertarik dengan foto yang terakhir …
    merah merona
    begitu menggoda …

    yamih sekalih tampaknya

    Balas

  5. ImamS
    Jun 03, 2010 @ 08:11:46

    Kalo porsinya ngga besar-besar pak Iksa bisa dua porsi dong…

    Kalo soto kudus yang di Sabang udah ada postingannya blm? Saya pernah seh nyobain sotonya…

    Balas

  6. joe trizilo
    Jun 04, 2010 @ 09:25:46

    Coto Makazar masih termasuk menu favorit zaya……

    Balas

  7. tips beli rumah
    Jun 21, 2010 @ 20:03:22

    gak pernah coba masakan makasar…..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Statistik

  • 70,455 kunjungan
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.407 pengikut lainnya.