Nasi Kebuli Empat Saudara (2)

Sebelumnya saya sudah menyinggung mengenai Pak Faiq, nah berikut ini kisah bagaimana saya bertemu dengan beliau. Setelah merasakan enaknya makan Nasi Kebuli Ibu Hanna, saya banyak bertanya ke teman-teman, dimana mereka makan nasi kebuli yang enak. Jawabnya bermacam-macam dengan lokasi beraneka ragam pula, akibatnya ya bingung. Belum lagi hasil pencarian di internet, tambah bingung lagi. Akhirnya dapat rekomendasi yang nampaknya terbaik harus dicoba. Kebuli Layla

Namun setelah berhari-hari belum dapat teman untuk mencoba tempat yang direkomendasikan, maka pergilah saya sendiri menuju Kampung Melayu Besar sendiri saja. Oh ternyata tidak sulit untuk menemukan lokasinyacukup mencari Masjid At-Tahirriyah nah tempatnya berada persis sebelumnya.

Lagi

Nasi Kebuli Empat Saudara

Kesukaan saya secara intensif dengan nasi kebuli dimulai beberapa bulan lalu setelah menerima telpon ini disuatu siang “Pak, saya sudah coba tempat nasi kebuli di depan kos-kosan saya. Enak bener pak, nanti besok-besok saya bungkusin deh”. Hm kalau nunggu dibungkusin kan bisa nggak tahu kapan, padahal udah penasaran mau cobain seperti apa sih makanan yang  tempatnya sering saya lewatin tanpa mampir itu. Nah, untung malamnya sepulang kantor berhasil mengajak seorang teman untuk mampir makan malam disana.Kambing Goreng

Lagi

Yayan Gondrong ~ apprentice sate kambing muda ala Tegal

Mas Yayan Gondrong ini apprenticenya dari sate H Casmadi dijalan yang sama .. sebagai anak muda dia sudah cukup sukses dengan sajiannya yang tidak kalah jauh dari induknya. Bahkan relatif lebih konstan dari segi bakaran pada saat jam ramai.

Sate kambing tanpa bumbu karya Yayan Gondrong

Lagi

Statistik

  • 70,455 kunjungan
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.407 pengikut lainnya.