Sate Oktagon

Saya tidak tahu nama sebenarnya siapa, cuma yang pasti rekan-rekan sekitar tempatnya berjualan memanggil dengan nama Udin. Karena dia lahir dan besar di Madura, dimana pastinya saya lupa cuma yang pasti jauh dari jembatan Suramadu katanya; saya sebkita panggil saja dengan Cak Udin. Yang pasti setiap hari dia mulai berjualan sekitar jam 4 sore di depan gedung Oktagon di jalan Gunung Sahari, bahkan di gerobaknya dipampang tulisan OKTAGON. Ini alasan saya sebut dengan Sate Oktagon, tidak tahu juga nama ngetopnya apa.Sate Oktago Cak Udin

Memang penjual sate yang satu ini nampaknya  tidak ngetop, apalagi lokasinya berjualan tidak jauh alias disebelah dari salah satu legenda kuliner – Sate Padang Mak Adjat (yang sudah puluhan tahun eksistensinya). Dengan indikasi ini akan lebih mudah untuk menuju lokasi berjualannya Cak Udin. Yang pasti beda jualannya .. Cak Udin berjualan Sate Madura ..ayam dan kambing.

Lagi

SKM HABIB : enak sekali !!!!

Sebetulnya sudah beberapa kali saya mencoba sate (jenis Pekalongan) yang disajikan oleh SKM "HABIB" yang berlokasi di Kampung Melayu Besar ini, namun demikian kesan yang saya peroleh saat menyantapnya kemarin kok sangat berbeda ya … Ini sedikit kisah tentang Sate Habib nan lezat …

Sate HABIB

Lagi

Kuliner Transjakarta: Sate kambing Warteg Nonem

rel kereta mangga dua Selesai dengan tujuan pertama, Mie Belitung, segera dilanjutkan dengan (berjalan kaki lagi) ke tujuan berikut, Warteg Nonem yang terletak persis dekat per3an lampu lalu lintas di Jembatan Merah. Kenapa jalan kaki, karena meski letaknya tak jauh dari Shelter Jembatan Merah, tapi untuk kembali ke Mangga Dua kok tanggung ya … soalnya sudah separoh jalan rasanya…  haduh baru makan sedikit kok udah banyak jalan ya .. hu hu sabar om … masih banyak waktu dan tempat …

Lagi

Sate Pak Awat di Ragunan/Margasatwa

P9180332Saat dalam perjalanan dari arah cilandak marinir menuju ciganjur/ kampung kandang, baru saja belok dipintu gerbang KB Ragunan menuju jl Paso … selintas terbaca tulisan SATE PAK AWAT, segeralah saya mampir ….. (oh iya dia juga ada jual Pempek dengan merek Pempek Cuko … gak dibahas Sate pak awatya karena gak dicoba). Kelihatannya sih resik juga, karena bentuknya yang semi tertutup, alias tertutup tetapi dengan jendela yang besar-besar menghadap ke jalanan. Lahan parkirnya sih kecil tapi kan yang penting ada, jadi gak 100% numpang di jalan he he he…

Lagi

MAMAN – Sate dan Sop Kambing

Sate Pak Maman ini sudah cukup lama direkomendasikan Thomas sahabatku dari SMA dulu, sayangnya tidak pernah kesampaian waktunya. Tapi kalau sudah niat mencoba ya apa yang akan menghalangi. Semingguan lalu pulang kantor pas ke arah Petamburan sana, jadi disempatkan mampir.

Sate, sop, nasi, acar dan teh siap santap

Mencari lokasinya tidak sulit, dari perempatan Slipi ke arah Petamburan lurus saja dan kalau lihat ada pom bensin di kiri langsung tengok kanan, ya Sate Pak Maman sudah ada diseberang. Langsung saja berputar saja di putaran yang tidak jauh dari situ. Karena warung tendanya yang cukup luas ada di halaman (apa ya, gak nyimak karena lapar?), jadi cukup gampang parkirnya dan tidak ganggu lalu lintas.

Lagi

Previous Older Entries

Statistik

  • 70,455 kunjungan
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.407 pengikut lainnya.