Secangkir kopi, hotdog, dan teh poci
22 Mar 2011 6 Komentar
in Event Tag:Foto, Konser, Kopi, Langit Musik, teh Poci
Menurut kamu, kira-kira apa yang akan direpresentasikan oleh kopi, hotdog dan teh ….. (poci-nya sih cuma insidentil sifatnya, tidak berlaku umum). Nah kalau buat saya, saat ini, itu kurang lebih mewakili makanan buat nonton konser. Bukannya pindah aliran jadi penulis ataupun pengamat seni, tapi melihat konser kan tidak melulu musiknya .. ada banyak sisi lainnya, antara lain ya pengamanan terhadap perut. Lagi
Minum teh poci di Jakarta …. dimana?
17 Des 2009 42 Komentar
in Kecil/Cemilan, Tenda/Warung Tag:Teh, teh Poci, Warteg
Saya berkenalan dengan teh poci sudah sejak kecil, he he he namanya juga tinggal di Indonesia dan kebanyakan di Pulau Jawa, jadi wajar-wajar saja toh. Sempat sangat menikmatinya waktu SMA dan rumah salah seorang sahabat saya letaknya tak jauh dari warteg yang menyediakan teh poci. Bahkan sebetulnya pada malam hari lebih banyak yang datang untuk menikmati teh pocinya dari pada makannya …
Entah bagaimana nasibnya warteg itu sekarang setelah puluhan tahun, apa masih ada nggak ya? Oh iya dulu letaknya di jalan Garuda, sebelum rel kereta api kalau dari arah pasar baru. Dulu disebelah rel itu kompleks PJKA (salah satunya ya rumah sahabat saya itu), nampaknya sekarang jadi Stasiun.
Yayan Gondrong ~ apprentice sate kambing muda ala Tegal
26 Agu 2009 2 Komentar
in Food Court Tag:Bawang Goreng, Bawang Merah, Busway, Cabe Rawit, Hati, Iga, Kecap, Sate Kambing, Sop Kambing, Tegal, teh Poci, Tomat Hijau
Mas Yayan Gondrong ini apprenticenya dari sate H Casmadi dijalan yang sama .. sebagai anak muda dia sudah cukup sukses dengan sajiannya yang tidak kalah jauh dari induknya. Bahkan relatif lebih konstan dari segi bakaran pada saat jam ramai.










Komentar Kuliner