Bermalam dan menikmati pagi di Hotel Santosa – Cipanas
23 Mar 2011 12 Komentar
in Hotel, Perjalanan Tag:Bogor, Bunga, Cipanas, Foto, fotografi, Kopi, Teh, wisata
Berangkat sesudah makan malam dari terminal Lebak Bulus, Jakarta naik Bus AKAP AgraMas ke Bogor. Lagi
Minum teh poci di Jakarta …. dimana?
17 Des 2009 42 Komentar
in Kecil/Cemilan, Tenda/Warung Tag:Teh, teh Poci, Warteg
Saya berkenalan dengan teh poci sudah sejak kecil, he he he namanya juga tinggal di Indonesia dan kebanyakan di Pulau Jawa, jadi wajar-wajar saja toh. Sempat sangat menikmatinya waktu SMA dan rumah salah seorang sahabat saya letaknya tak jauh dari warteg yang menyediakan teh poci. Bahkan sebetulnya pada malam hari lebih banyak yang datang untuk menikmati teh pocinya dari pada makannya …
Entah bagaimana nasibnya warteg itu sekarang setelah puluhan tahun, apa masih ada nggak ya? Oh iya dulu letaknya di jalan Garuda, sebelum rel kereta api kalau dari arah pasar baru. Dulu disebelah rel itu kompleks PJKA (salah satunya ya rumah sahabat saya itu), nampaknya sekarang jadi Stasiun.
Mandi Kambing (2) …. Kepala!
29 Agu 2009 Tinggalkan sebuah Komentar
in Restaurant Tag:Bawang Bombay, Busway, Daging, Ginjal, Jantung, Kambing, Kepala, Mandi, Mata, Mint, Otak, Pipi, Salad, Sop Kambing, Sumsum, Teh
Belum puas dengan kunjungan pertama ke Restaurant Hadramout, menimbulkan rasa penasaran yang besar, tapi kalau kembali sendiri juga sulit mengingat set dengan porsi yang besar itu yang nikmat. Untung tiga hari kemudian bisa mengajak 4 orang teman kantor untuk mencoba, tentu saja berbekal promosi yang gencar dan alasan mengejar waktu sebelum puasa. Rasanya cukuplah untuk makan satu set yang paling kecil.
Mandi Kambing (1)
28 Agu 2009 5 Komentar
in Restaurant Tag:Bawang Bombay, Kambing, Mandi, Mint, Panggang, Salad, Sop, Tanpa Lemak, Teh, Timur Tengah, Yoghurt
Selama ini sebenarnya penasaran karena banyak sekali yang merekomendasikan kambing bakar di Restaurant Hadramout (khas Timur Tengah), dan meskipun beberapa kali lewat cuma nggak keburu mampir. Kebetulan pas 17an lalu ada teman lama yang jadi TKI di Singapura datang, malamnya mau cari makan kambing sekalian ditawarkan kesempatan untuk mencoba.

Saat kami tiba di lokasi kebetulan lampu sedang padam, jadi sempat beberapa menit duduk-duduk ngobrol saja di meja. Sesudah lampu menyala dan diberi menu, nampaknya pilihan yang ada ialah MANDI atau MADHBI KAMBING, yang disajikan bersama Nasi Lezat. Ada juga sih menu AYAM (Mandi, Madhbi dan Magbi) kalau tak salah. Pesanan dijatuhkan pada Mandi Kambing, daging kambing yang dibakar dalam oven menggunakan kayu bakar khusus. Kata menunya sih ukuran terkecil set MANDI KAMBING adalah 1/4 ekor kambing dan bisa untuk 4-6 orang, tetapi rasanya kalau untuk orang Indonesia normal itu bisa memang lebih cocok untuk 5-6 orang. Set ini termasuk nasi, sop, salad dan yoghurt. Kalau sendiri atau berdua saja ada pilihan per porsi nasi + kambing.









Komentar Kuliner