Restaurant

Mandi Kambing (2) …. Kepala!

Belum puas dengan kunjungan pertama ke Restaurant Hadramout, menimbulkan rasa penasaran yang besar, tapi kalau kembali sendiri juga sulit mengingat set dengan porsi yang besar itu yang nikmat. Untung tiga hari kemudian bisa mengajak 4 orang teman kantor untuk mencoba, tentu saja berbekal promosi yang gencar dan alasan mengejar waktu sebelum puasa. Rasanya cukuplah untuk makan satu set yang paling kecil.

Mandi Kambing dan Nasi Lezat

Para peserta yang bersemangat foto dulu di depan HadramoutSebetulnya dalam hati berkata “Wah cepat amat balik kemari ya… hua ha ha apalagi kalau bukan karena enak ya”.  Menunggu jam sepi, maka kali ini makan siang berlima berangkat dari kantor menuju Jalan Tambak sudah hampir jam 1, jadi sudah lapar sekali semua peserta yang sudah bekerja keras dari pagi (memikirkan makan siang mungkin?).  Bagusnya sesampai ditempat tidak masalah lagi dengan lampu dan sudah tersedia beberapa cubicle yang kosong.

Sop Kambing, lengkap dengan tulang dan sumsumnyaProses pemesanan tidak berlangsung lama karena sudah tahu apa yang akan dipesan, cukup Mandi Kambing ukuran ¼ dan Teh Mint satu teko. Oleh sebab itu tidak banyak ekspektasi dalam makan hari ini, cuma sekedar mengulangi pengalaman sebelumnya, dan memang itu yang terjadi awalnya. Pertama datang rombongan Sambel Hijau dan Sambel Merah, Jeruk Nipis, dan Salad Sayur sekalian si mbak menata alas plastik. Berikutnya datanglah Sop Kambing, namun kali ini sedikit berbeda, sopnya ada isinya! Iya, sekarang ini sop dilengkapi dengan tulang-tulang (kaki?) yang bersumsum dan sedikit berdaging. Jadilah rombongan mulai sibuk menghirup kuah sop yang penuh rasa rempah dan menyedot sumsumnya .. [dalam hati ‘oh mungkin yang lalu karena sudah malam hanya sisa kuah saja sopnya ya’].

Hati, Jantung dan Ginjal (2) wuihhhh mantapnya ....Selanjutnya datanglah nampan berisi Mandi Kambing, yang setelah dibuka ternyata selain menyertakan potongan-potongan besar kambing panggang juga menyertakan bagian-bagian eksotik seperti hati, jantung dan ginjal (atau apa ya ada sepasang soalnya?).  Maka segera dimulailah proses makan kambing ini.  Hati panggang tersaji matang dan memiliki rasa khas hati kambing, namun tidak terasa prengus kambing lho. Demikian juga dengan jantungnya (yang masih kecil juga, maklum kambing muda), nikmat sekali rasanya,  apalagi ini bagian favorit saya memang. Nah yang rasanya cukup aneh (menurut saya) adalah organ yang (seperti) ginjal itu, kenyal-kenyal dan jelas lebih lunak dari hati, namun kadang kala tersinyalir rasa prengus kambing disini … tapi habis juga sih akhirnya.

KEPALA!!!Baru asik mulai makan, tiba-tiba datang lagi si mbak mengantarkan satu piring dengan hidangan aneh di atasnya, yang setelah diperhatikan baik-baik ternyata adalah KEPALA KAMBING!! Ternyata kepala si mbek ini cepat sekali mengalihkan perhatian seluruh peserta makan, dan ini menjadi bagian yang paling cepat ludes. Hingga kini masih terbayangkan betapa lembutnya itu bagian daging di pipi kambing; juga nikmat dan menantangnya makan bola mata kambing. Apalagi setelah bekerja keras sedikit merekahkan tengkorak munculah bagian terbaik dalam menu ini , yaitu otak kambing yang masih super panas (dan memang cuma bagian ini yang beruap saat dibelah dan dicomot) …. begitu lembut dengan aroma khas otak aduh tak tergambarkan rasanya.

Bagian terenak ... kepala .... matanya kenapa ya?

Semua peserta merasakan hal yang sama, nikmatnya si Mandi Kambing ini, betapa dagingnya sangat lembut, tidak berbau khas kambing sama sekali; dimakan dengan Nasi Lezat yang memang sangat lezat … haduh nikmat sekali …. dilengkapi dengan aneka ragam organ tubuh kambing dan kepalanya yang masih utuh.

Ludes semuanya kecuali sayur! Loh kan sudah makan kambing, kambingnya sudah banyak makan daun dan rumputSudah berkurang sedikit

(Note: setelah diperhatikan lho kok yohurtnya tidak ada ya, tapi tidak terpikirkan juga karena adanya si kepala kambing yang memberikan sensasi luar biasa..)

Papan nama Restaurant Hadramout dan nomor telponnya

Restaurant : Hadramout (buka untuk makan siang sore dan malam) Telepon – 021 (3928148)

Location: Jalan Tambak Raya No. 16A– Jakarta (dari arah Manggarai/Pasar Rumput ada di sebelah kiri setelah pintu air). Busway bisa turun di Shelter Manggarai dan jalan 200 meteran.

Price: Set Mandi Kambing (1/4) 286rb, Mint Tea 33rb

Standar

One thought on “Mandi Kambing (2) …. Kepala!

  1. Ping-balik: Al Jazeera tempat makan daging onta « Makan Lagi – Lagi Makan

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s