Perjalanan

Shanghai: hari ke-3 ke kota air Zhujiajiao

Pada hari ke-3 persiapan perjalanan lebih awal lagi, karena akan mengunjungi salah satu water city yang adanya diseputaran Shanghai … dalam hal ini Zhu Jia Jiao yang terletak sekitar 30 km dari kota bagian barat … Jam 9 lewat kami sudah berangkat, dan ternyata memang baru mau melintasi jembatan untuk memasuki kotanya saja sudah langsung dihadang macet … keluar masuk highway yang macet dimana-mana … sehingga ternyata perjalanan menuju kesana memakan waktu lebih dari satu jam … untung saja setelah mulai keluar kota dan memasuki tol bisa berjalan cepat karena sudah lancar ….

Hampir jam 11 kita keluar dari gerbang di tol Zhujiajiao … dan langsung meluncur menuju lokasi wisatanya … salah satu dari beberapa kota air yang ada diseputar Shanghai … kota-kota semacam ini sering digunakan unuk shooting film … contohnya Mission Impossible 3 yang mengambil lokasi disalah satu water town/city yang ada … he he itu belum saya kunjungi dan pasti bukan yang ini …

Tiket terusan untuk mengunjungi semua tempat wisata berbayar disini adalah RMB80, sudah termasuk satu trip dengan perahu yang tersedia … kotanya sendiri adalah kota tua yang sudah berdiri sejak dinasti Song dan Yuan (menjadi kota pada dinasti Ming dan Qing) … terdiri atas 36 jembatan batu yang ada diseputar 9 jalan utama dalam kota …. kotanya sendiri terletak ditepi danau Dianshan …

Begitu banyaknya atraksi dan kegiatan yang bisa dilakukan disini membuat seharian berada disini masih kurang waktu juga …. bayangkan saja … sejak melewati pos pembelian tiket kita sudah terpana dengan keindahan sungai dan bangunan gaya lama yang ada diseputar sungai …. ada yang jadi toko, restauran dan dibagian dalam masih digunakan untuk tempat tinggal lho … Kunjungan pertama adalah di Kezhi Garden, rumah taman milik seorang pejabat jaman dulu (Ma Wenqing) yang luar biasa indah dan besar… kita menghabiskan waktu hampir dua jam disini … mulai melihat ruang tamunya, ruang belajar anak-anaknya, tempat doa, tempat berbagai koleksi .. ruang bersantai bersama para kawannya (dia termasuk salah satu dari Seven Scholar yang tenar pada masanya — sekitar 1930an) .. kolam ikan besar sekali, tempat tawon, sawah, kebun … ruang pesta dll … pokoknya orang kaya deh … dan bagus tempatnya. Enaknya disini tidak ada yang mau melarang berfoto atau menolak difoto … sangat sadar akan perlunya wisatawan rupanya …

Keluar dari sini jalan menyusur sungai, menyeberang jembatan yang tenar "Fangsheng Brige" dan ukurannya yang besar untuk ukuran jembatan batu dibuat manual .. dan menyusuri lorong-lorong penuh toko (makanan) menuju Kuil Kota Zhijiajiao.. di kuil kota sempat berfoto-foto dibagian dalam …. tempat pemujaan, doa dan ramalnya … he he disini diabsen dan dimintakan sumbangan deh … pantas dia semangat suruh kita masuk he he he… gak apa deh .. yan penting bisa foto-foto dengan tenang …

Jalan menuju dan mengunjungi kuil kota sudah makan waktu lebih dari satu jam lagi … he he ingat jalannya santai-santai sambil mampir sana sini lho (bukan model turis yang ngebut kesana sini) …kan ada ibuku yang sudah 75 tahun usianya … jadi selanjutnya kami menuju musium pos di kota ini, menunjukkan sejarah pos dan kantor pos yang digunakan di Zhujiajiao sejak jaman dahulu … baik dengan berperahu maupun berkuda … Ini mungkin sekitar 45 menit ..

Dari sini karena sudah siang menjelang sore dan capek maka diputuskan untuk kembali menggunakan perahu saja … haduh gak sempat mampir makan deh di berbagai resto yang terlewat menawarkan makan… makan mari mampir makan… Ditempat berhenti perahu, kami mampir mengisi perut dulu … pesan baso ikan dan tahu .. eh sudah lama ternyata cuma datang tahu saja karena basonya habis … kasian deh yang lapar … padahal sudah harus kembali ke Pudong lagi (melintasi pusat kota Shanghai yang macet) untuk jemput keponakanku Indi yang pulang sekolah jam 4.15 ….

MAKANAN
Diperjalanan keliling-keliling sempat juga menggenapi usaha wisata kuliner (tapi takut makan karena takut urusan ke belakang) …. melihat banyak penjual daging babi (sam-can) berbentuk kubus sekitar 5cm-an yang dibungkus dengan daun, hm menarik sekali dan ternyata enak juga disantapnya .. disebutnya Char-Le (he he gak tau tulisnya bagaimana) … diwebsite ditulis "pork meat zongzi" … ada juga yang ukurannya besar (pangkal paha mungkin) tapi ya jelas nggak sempat icip deh … Karena sedang musim gugur (autumn) dimana-mana dijual juga kepiting air tawar yang hanya diperoleh dimusim ini … he he sayang saya tak makan kepiting jadi tidak nyobain. Oh iya tahu yang dimakan itu namanya seharusnya ada aroma bunga mawar… tapi enggak terasa sih … cuma meskipun tahu tetap saja tidak halal karena ternyata didalamnya ditaruh daging babi cincang … jadi disini harus hati-hati ya …

Standar

17 thoughts on “Shanghai: hari ke-3 ke kota air Zhujiajiao

  1. wow…tambah ngiler ler…..hehehehe thx untuk sharing nya…
    trussss….mana dunk info tentang hotel..dan juga sewa kendaraan, ato semua daerah yg wajib dikunjungi????

  2. weleh…ada org2an sawah juga? siapa yg duluan ngajari yach? org indo ngajari org cina, org cina ngajari org indo? ato dah jadi naluri buat nakut2in kawanan burung?? met hepi2 ajah om..

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s