Uncategorized

Selamat tinggal Shanghai

Pagi ini suhu sudah turun sampai 12°C, sangat amat dingin buat orang Jakarta. Ramalannya sih minggu ini suhu tertinggi 14°C, berarti bisa 7-8C itu. He he untung ini baru terjadi saat turis sudah mau pulang Jakarta, bayangkan kalau jalan pas dingin sebegitu waduh mengkerut nanti badan ini, dan bajunya juga nggak punya..

Pagi ini kami akan segera terbang dengan SQ ke Singapore dan sambung lagi ke Jakarta. Seharusnya sore ini sudah kembali ke kehidupan normal, dan mengejar target akhir tahun… He he kan sudah libur tiga minggu.

Okay.. Jakarta kami kembali.

Standar

8 thoughts on “Selamat tinggal Shanghai

  1. Salam Takzim
    kepulangan bapak ketanah air, memberi semangat hari-hari saya, sambil menunggu postingan kuliner manca negara perkenankan saya menyampaikan rasa rindu ini
    salam Takzim Batavusqu

  2. apa kabar Pak Iksa ?
    maaf sudah lama nggak mampir, maklum hampir tiap hari listrik padam.
    Welcome Home, Pak IKsa.
    terima kasih utk oleh2 ceritanya selama di Shanghai.
    salam.

    • Iya nih di Cina gak pernah ngalamin mati listrik, kembali disini sudah berkali-kali malah mati lampunya …

      nanti dicicil kisah-kisah lainnya Bunda…

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s