Peralatan, Perjalanan

Dari dapurnya pepes jambal paling enak sedunia ….

apinya dari kayu

Masih ingat pepes jambal paling enak di dunia? Betul sekali itulah pepes dari H. Dirja dari Bendung Walahar, Karawang timur.  Sekilas akan saya tampilkan bagaimana sampai bisa jadi makanan enak itu …

Tentu dimulai dengan penyiapannya oleh tenaga-tenaga trampil untuk masak memasak, tak lain tak bukan para neng geulis mojang karawang spesialis kuliner. Mereka mengurus agar semua potongan-potongan bahan (jambal, ayam, jamur, ikan) siap untuk dikemas dengan daun pisang secara efisien .

pekerja wanita menyiapkan

masih belum dibakar

Kalau sudah siap untuk dimatangkan, maka bahan akan di oper ke bagian pembakaran/pemanggangan di belakang, nah kalau sudah urusan api dan panggang-memanggang maka perlu diserahkan kepada kaum pria karena panas dan berat kerjanya …

dimatangkan dengan api kayu

hm asapnya mengepul

parade pepes

Satu hal menarik selain penggunaan kayu saat pembakaran pepes secara masal itu, maka tungku yang digunakan juga nampak hebat desainnya. Rasanya itu suatu rancangan yang menyalurkan panas secara efisien .. Mari kita lihat …

tungku desain bagus untuk panas

rebus-rebus dulu di tungku

ini lho hasil rebusannya

Okay sekian dulu laporan sebagian pengolahan pepes jambal paling enak di dunia ala H. Dirja, Walahar-Karawang. Kalau masih penasaran silahkan langsung saja meluncur ke lokasinya untuk berwisata kuliner ….

Silahkan nikmati foto lebih banyak di slideshow  …

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Standar

7 thoughts on “Dari dapurnya pepes jambal paling enak sedunia ….

  1. Liza berkata:

    Iksa jadi kepengen nyoba… ha ha ha.. kamu rajin sekali ya wisata kuliner, ngelamar jadi reporter aja Sa.. pasti ada yg mau… so good report.

    • waduh Cil buat hobi saja dulu deh …..nanti mumet kalo jadi kerjaan … he he he mau nyumbang artikel buat disini? seru kali cerita Ozzy ….

  2. iya ya beneran geulis2 pisan , perempuan2 yg sedang membungkus si pepes itu ,Pak Iksa🙂
    duh , melihat si pepes dipanggang mengepul gituh,
    kebayang deh, kalau makan bisa habis nasi berapa piring nih yaaaa🙂
    hebat banget Pak Iksa, ambil foto2nya semua nya bagus 2🙂
    salam

    • Ha ha betul … proses ini menghasilkan cita rasa enak .. tentu dikombinasikan dengan pemilihan bahan, pengolahan dan penggunaan sumberdaya yang tepat … kompornya tradisional tapi berteknologi itu ..

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s