Bistro/Cafe, Event, Fotografi Makanan

Kantin Megarasa di Kota Tua: menuju dan ada apa

Map di Google Maps

Bagi yang belum pernah ke Mega Rasa bisa lihat petunjuk lokasinya berupa pentolan biru di map, dekat Musium Fatahillah, Musium Wayang dan Cafe Batavia.  

[Pedoman dipersiapkan dalam rangka Workshop JalanSutra di Kantin Megarasa]

Papan kecil di depan .. suka tak terlihat

Untuk yang berkendaraan, dengan asumsi dari arah Harmoni (arah lain menyesuaikan dengan peta):

– KRL dan kereta lain, dari Stasiun Kota keluar ke arah Jalan Lada menuju Taman Fatahillah, tetap jalan disebelah kanan sambil mencari kesempatan menyeberang. Bila sudah menyeberang dan sampai di Musium Fatahillah, jalan di kiri saat mencapai Taman Fatahillah. Jauh di pojok sebelah kiri akan terlihat Cafe Batavia dan Bank Mega, bisa melintasi Taman Fathillah langsung menuju arah pojok kiri tersebut, atau mampir-mampir sedikit melihat yang ada di Taman. Ada bekas tempat pancuran air ditengah taman, tetapi sudah kering saat ini.  Sampai depan Cafe Batavia dan Bank Mega  ada banyak batu bundar besar, lewat saja ditengah-tengahnya. Nah Kantin Mega Rasa ini lokasinya persis di sebelah Bank Mega, jadi jalan sedikit lagi ke arah Jl Kali Besar Timur, yang terlihat ada sungainya. Lokasinya ada disebelah kiri jalan.

– Transjakarta/Busway: turun di terminal terakhir, Stasiun Kota. Pas Keluar akan melalui under pas berupa jalan melingkar-lingkar. Ikuti jalannya dan cari papan arah ke Museum Bank Mandiri. Ikuti saja sampai keluar di depan Museum Bank Mandiri, selanjutnya tetap berjalan dikiri mengikuti Jl. Pintu Besar Utara ini menuju ke Taman Fatahillah, menyeberanglah kalau lalulintas memungkinkan. Diujung jalan akan kita temui jalan masuk yang tertutup batu-batu bundar besar, ikuti saja jalan ini yang ramai dengan aneka penjual dan atraksi, silahkan mampir kalau suka. Nah sampai ketemu Bank Mega di sebelah kiri dan lagi-lagi batu bundar besar-besar, di tikungan kita belok kiri dan akan bertemu Kantin Mega Rasa.

– Mikrolet, bis biasa dll, bisa turun di depan atau setelah Museum Bank Mandiri, selanjutnya ikut petunjuk di atas.

– Sepeda Motor: hati-hati berkendara sepanjang Jl Gajah Mada yang ramai, selepas Glodok memasuki Jl Pintu Besar Utara jangan ambil jalur kanan, sebaiknya di tengah/kiri saja, melintasi lampu merah sebelum Stasiun Kota berhati-hati mikrolet suka berhenti sembarangan. Susuri saja Jl Pintu Besar Utara, sesudah Museum Bank Mandiri dan Museum Bank Indonesia jalan berbelok ke kiri. Bisa mulai ambil lajur paling kanan, karena sesudah jembatan Kali Besar, kita akan berputar kanan masuk ke arah Jl Kali Besar Timur. Susuri saja pelan-pelan menikmati Kali Besar dan gedung-gedungnya, nanti di lorong kedua belok kanan. Perlahan saja, akan ada ruang parkir motor di kantor sebelah Kantin Mega Rasa. Parkir disini aman dan penjaganya baik-baik semua, saya pernah mengalami jatuh kunci motor dan dikembalikan saat minggu berikutnya kesana.

– Mobil: Sama saja, sepanjang Gajah Mada berhati-hati karena ramai. Setelah Glodok, di Jl Pintu Besar Selatan jangan ambil lajur paling kanan, itu khusus untuk belok kanan ke arah Jl Jembatan Batu; salah lajur dan apes bisa disetop polisi yang berjaga, hindari saja biar jalannya sempit dan padat di kiri. Paling kiri juga untuk belok ke Fly Over Pasar Pagi. Lintasi Museum Bank Mandiri, tikungan kiri sesudahnya, dan seberangi jembatan Kali Besar langsung belok kanan masuk Jl. Kali Besar Barat, nikmati saja  sungainya selanjutnya akan ketemu perempatan (sebelah kiri Jl Kopi, sebelah kanan Jl Kunir). Ambil belok kanan tetapi kita masuk lajur kanan yang ke arah Jl Kali Besar Timur alias berputar menyeberangi kali, selanjutnya pada lorong pertama belok kiri. Carilah parkiran yang lowong di sekitar Kantin Mega Rasa, kalau penuh terus saja ke arah Cafe Batavia sampai dapat parkir. (Bila jalan lewat Jl Kunir, susuri di lajur kanan sampai bisa berputarbalik, selanjutnya menuju ke arah Kali Besar Timur.

Tampak dalamnya

diskusi

Kantin Mega Rasa berusia tiga tahun pada akhir bulan Mei ini, dan telah menjadi tempat berkumpul para fotografer yang bekerja, beraktivitas atau mencari inspirasi diseputaran Kota Tua. Sebelum menuju lokasi maka berkumpul, mengisi perut, make up dll dilakukan disini. Selain itu, lebih dari setahun terakhir juga menjadi pusat pembelajaran fotografi secara gratis melalui Komunitas Foto Klenik, yang bermentorkan banyak fotografer senior yang berbagi secara sukarela.

Bukan hanya itu tetapi hidangan yang disediakan juga enak dan terjangkau … sesuai motonya ..

Bebek Keremes

Beberapa posting terkait :

Megarasa di Kota Tua

Kriuk .. kisah ayam Keremes

Standar

15 thoughts on “Kantin Megarasa di Kota Tua: menuju dan ada apa

  1. wah,wah.. fotografer berkumpul? pengennya aku belajar gratisan…🙂

    pa kabar om? dah lama gak kesini aku.. hehehhe…

  2. Mega Rasa pasti beda dengan Rasa Mega
    Kalau Mega Rasa semua orang boleh mencicipi, tapi kalau Rasa Mega cuman orang tertentu yang bisa merasakan.
    Salah satunya pasti Pak Taufik Kiemas

  3. Ping-balik: Inilah Foto Semut Menari Karya Fotografer Indonesia | Masih Hangat

    • Isam M berkata:

      Ne aku mbak. kangkungnge kae sing ngawe ngiler,trus esuke mlakune di geret2 sikile …he..he

  4. Moreno berkata:

    Barusan coba jajal kesana sekalian ada event foto2, penasaran pesen nasgor specialnya… too bad rasanya tdk istimewa😦

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s