Fotografi Makanan, Kuliner, Restaurant

#200 … Indischetafel di Bandung

Akhirnya sampai juga posting ke-200 di blog ini …. semoga saudara-saudaranya bisa segera menyusul (berharapnya begitu) …

Kali ini sedikit jalan-jalan di Bandung, menikmati santapan lezat yang dihidang dengan gaya kolonial di Indischetafel, yang berlokasi di Jalan Sumatra, Bandung … haduh, bukan karena suka dijajah sih .. tapi ini kan peninggalan juga di negara kita.

Ruang makan utama

Nah ruang makan utama muat cukup banyak orang, ada beberapa meja disana yang bisa juga digabung atau dipisahkan tergantung pesanan. Suasananya sendiri sudah mewakili pesan yang ingin disampaikan pada pengunjungnya. Apalagi di muka kita disambut seperti ini …

Kassa antik di ruang antik ….dengan kasir cantik

Selain Kassa antik yang menyambut kita, mari kita lihat apa saja yang ada di muka, seperti apa bentuknya dan bagaimana tim penyambutan tamu di sana  …. Yang pasti di Jalan Sumatra (di Bandung) susuri saja nanti ketemu bangunan ini dan logonya …

Tampak muka restoran

Cagar budaya ternyata

Nah kalau sudah begitu tidak akan salah lagi. Apalagi setelah turun dari kendaraan, masuk ke teras kita akan mendapat penyambutan seperti ini …

Tim penyambutan tamu

Pintu-pintu berjejer sampai ke belakang

Nah ini sedikit ngintip ke dalam … Hai Mbak …

Kalau sudah masuk kita akan disambut oleh aneka kue kering jaman dulu dalam berbagai toples, silahkan dicoba (maksudnya dibeli).

Aneka kue dan timbangan model antik

Nah kalau kita sudah siap makan, bisa pilih apakah akan makan di ruang makan besar yang ada di atas … Atau mau makan dalam ruang pribadi, alias terpisah seperti kamar makan ini … cantik ya ..

Tempat makan pribadi seperti makan di rumah sendiri

Di kiri dan kanan lorong ini letak tempat makan pribadinya

Nah selesai dengan urusan memilih meja, sampai pada tahap memilih makanan …. Untuk itu kalau kita kurang familiar dengan makanan yang ada, boleh minta bantuan para staf disana untuk memilihkan makanan pembuka, utama dan penutup, serta aneka kudapan yang ada [oh iya para akan ada staf yang kelihatan setiap saat, sehingga kalau ada keperluan bisa kita panggil] … Kali ini saya cuma tampilkan yang dirasakan enak saja ya …. beberapa yang lain tidak saya tampilkan.

Perlengkapan minum teh poci ala Indischetafel

Minuman yang cocok untuk makan di Bandung tetap teh poci dengan gula batu .. bagusnya disini teh dan gula boleh refill .. Nah kalau makanan pembuka yang kami coba sejenis tahu goreng cabe, yang tampilan dan rasanya sama-sama menarik.

Tahu goreng plus cabe rawit dan merah .. panas dan pedas tapi enak!

Pembukaan dilanjutkan dengan makanan berikut .. bistik lidah ala Indischetafel … juga cantik sajian dan rasanya!

Bistik lidah … saosnya enak sekali, lidahnya empuk

Untuk makanan utama, yang pakai nasi .. Ini juaranya, asem-asem sapi !! Kalau kuat boleh tambah. Kenapa? Nah rasakan saja betapa kuah panasnya melewati rongga mulut, dengan campuran rasa asem, pedas dan kaldu daging yang kuat … Sempurna dan bikin banyak makan nasi.. Jangan terkecoh oleh penampakan di bawah ini ya ….

Asem-asem Sapi … Paling enak di Indischetafel .. mungkin juga paling enak se Bandung

Okay ini saja kisah makan di Indischetafel dalam rangka trip wisata kuliner di Bandung …. Jangan tanyakan berapa harganya, soalnya kalau tempat mahal begini kan saya pasti dibayarin orang lain … ha ha ha …

Sampai jumpa lagi di Indischetafel ….

Standar

2 thoughts on “#200 … Indischetafel di Bandung

  1. Ping-balik: Dari atas Dago, menikmati Bandung « Makan Lagi – Lagi Makan

  2. Ping-balik: Bandung, Kota Kembang yang Tak Pernah Layu | makanenak.info

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s