Fotografi Makanan, Perjalanan, Tenda/Warung

Bakmi Mbah Mo, Bakmi Legendaris: Kelezatannya Ada Di Dapur #TidakBukaCabang

Mbah Mo

Konon rahasia masakan itu ada di dapurnya, namun dapur Bakmi Mbah Mo yang menjadi legenda perbakmi-jawaan ini meskipun masakan tradisional konsepnya sudah modern jadi kita bisa menyaksikan proses pembuatan makanan dan minuman dengan transparan.

Area Masak Bakmi Mbah Mo

Siap Hidang Bakmi Mbah Mo Masak Bakmi Mbah Mo

Dengan kata lain ya dapurnya itu ada dihadapan kita, terserah mau dilihat-lihat atau bahkan difoto-foto sekalipun. Benar-benar suatu konsep yang modern bukan? Ingat ini makanan rakyat yang diolah secara tradisional.

Bakmi Mbah Mo Proses Bakmi Mbah Mo Siap

Semua pesanan diminta untuk dicatatkan secara tertulis agar tidak terjadi kesalahan order. Hal ini sangat dimaklumi karena kalau sudah ada puluhan orang disana dan pesanannya banyak, serta lain-lain maka pesanan tertulis menjadi penyelamat kekacauan. Tapi saat masih sepi sih mereka mau juga terima pesanan lisan, nah fleksibel kan manajemennya.

Bakmi Mbah Mo Catat

Buat minum

Untuk pesanan minuman dibuat pada seksi tersendiri, dengan tungku air yang sudah siap dituangkan. Saya senang memesan wedang uwuh untuk menemani bakmi, tetapi teh manis juga memberikan sensasi tersendiri. Diet sebaiknya dilupakan saja sementara saat bersantap disini.

Tungku membara Bakmi Mbah MO Tungku Air

Memasak makanan menggunakan tungku yang ada di dalam tetapi bisa kita lihat dari belakang ataupun samping keseluruhan prosesnya. Betapa cekatan si Mbah yang membuat, yang pasti bukan Mbah Mo karena beliau sudah tidak ada. Tumpukan telur bebek dan sayuran yang digunakan untuk membuat sudah tersedia. Ayam yang digunakan sebagai bahan juga sudah tergantung dengan baik tinggal dipotong-potong saja.

Ayam siap masak

Segera setelah tersedia bakmi akan dihidangkan ke pemesannya.  Bila sudah selesai tinggal lapor dan melakukan perhitungan, termasuk untuk ekstra kerupuk dan lain-lainnya.

Alamat

Sekian laporan dari Bakmi Mbah Mo, Desa Code – Bantul – Yogyakarta …

Standar

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s