Peralatan, Perjalanan

Pengalaman Menggunakan Shell V-Power

Pom Bensin Shell

Sejak lama saya menggunakan Pertamax Plus ataupun Shell Extra sebagai bahan bakar Honda Vario yang sudah menginjak 5 tahun usianya tahun ini. Ya, tidak terasa sudah 5 tahun menggunakan skutik Vario 110cc ini. Dimana saat ini sudah meningkat jadi 125cc, dengan sitem paling canggih Idling Stop System (ISS).

V-Power

Nah sebagai motor yang sudah cukup berumur, meskipun sangat rutin dirawat di AHASS, bahkan asal sudah 2-3 bulan odometer belum beranjak banyak ya tetap saja dilakukan service rutin; tetap terasa ada kekurangannya akhir-akhir ini. Tarikan kurang enak dan rada getar, entah kenapa. Belum keburu di tune-up pas dengan launching keluarnya BBM baru dari Shell, yang notabene lebih mahal dari pendahulunya Shell Extra, tapi berhubung tangki sudah kosong ya diisilah penuh dengan V-Power. Mulanya tidak terlalu diperhatikan, tapi hari berikutnya kok tarikan terasa enteng sekali dan hilang getaran-getaran. Wah rupanya ini dampak pemakaian BBM baru. Cuma memang setelah beberapa hari belum habis terasa performa agak berkurang, namun setelah pengisian ulang semua kembali mulus dan tarikan sangat responsif. Kali ini benar-benar terasa ada nilai tambah dari harga BBM yang mahal ini.

BBM Mahal

Cuma timbul paling tidak dua pertanyaan dari sini, (1) mengapa efek perbaikannya hanya kurang lebih seminggu, apakah karena ada kandungan yang menguap lebih awal sebelum BBM Shell V-Power habis, karena klaimnya ada detergen dan ikatan nitro didalamnya. Mungkin ada yang lebih paham? (2) selisih harga dengan Shell Extra juga tidak terlalu banyak, mengapa performa bisa berbeda jauh, hmm apakah selama ini mereka terlalu banyak mengambil keuntungan dari konsumen? Atau karena pasar hanya sekitar sama dengan jenis sebelumnya apakah semua konsumen BBM jenis paling mahal ini beramai-ramai dikelabui para produsennya (langganan saya Shell dan Pertamina). Sejauh yang saya baca BBM Shell V-Power ini sudah dijual lama di negara-negara lain, bahkan yang berkadar oktan 100 sekalipun.

Semoga ada yang bisa bantu jawab …

Standar

5 thoughts on “Pengalaman Menggunakan Shell V-Power

  1. vpowersatria berkata:

    saya punya satria bro, kebetulan itu motor kedua saya untuk dipakai sabtu minggu saja, sy jg merasa hal yg sama di mana habis isi vpower full tank di hari sabtu, hari minggu jalan lagi terasa tarikan dan mesin halus, serta oper kopling lembut. saat hari minggu stlah selesai jln saya isi full tank lg ( hanya 1.5 liter) lalu motor saya simpan di garasi dan baru akan di pakai sabtu depan nya, terasa performa turun setelah motor sy diamkan selama 5 hari (senin jumat hanya panasin mesin aja) berbeda ketika di isi dan langsung di pakai.

    • Terimakasih infonya. Ternyata saya tidak sendirian merasakan perbedaannya. Mungkin satu saat ada penjelasan dari Shell .. Atau langsung diperbaiki supaya stabil.

  2. piopiounyhucemungudhiluphusomuuuchmmmuach berkata:

    nitrogennya menguap gan. kalau kelamaan disimpan begitu.
    kalau mau bagus lagi diisi lagi aja ke tukang tambah nitrogen buat ban

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s