Perjalanan

Desa Di Kaki Semeru .. Catatan Kedua Hari Kedua

Ranu Pane, kini lebih sering disebut Ranu Pani, desa terakhir di kaki Semeru. Inilah juga yang menjadi salah satu pintu masuk Taman Nasional Semeru Bromo dari Kabupaten Lumajang.

Hari sudah larut siang, maka setelah menaruh barang di homestay tempat Pak Tomari, persis di sebelah kantor resort kehutanan; kami mencari makan. Agak ke bawah sedikit. Makan siang sederhana saja, mie goreng, telur goreng dan nasi putih.

Setelah makan dan sedikit rehat, kami mulai berjalan menuju Ranu Regulo, danau lain di desa ini selain Ranu Pane yang diadopsi menjadi nama desa. Perjalanan menyusur setapak dari muka kantor resort. Kemudian menyusuri tepian Ranu Pane.

Ranu Pane, danau yang indah di lembah kaki Semeru. Titik awal pendakian, kehidupan terakhir. Kami berjalan dibawah pohon-pohon pinus di sekitar danau. Sesekali berhenti memotret.

Melewati Ranu Pane kami mengambil arah jalan setapak ke Ranu Regulo. Nikmat dan indah sepanjang jalan. Memang alam ini anugerah yang harus kita pelihara.

Tiba di Ranu Regulo, hari menjelang gelap. Kami berfoto bersama di lokasi masuk. Ternyata ada serombongan siswa klas 3 sma dari Jember, sedang berkemah. Mereka berencana ke Semeru tapi tidak tahu sampai tanggal 25 masih ada larangan pendakian.

Saat makin gelap, kami hanya berdiri di darmaga sambil memotret bulan yang mulai timbul. Damai sekali tenggelamnya matahari di Ranu Regulo ini. Sedamai jiwa orang Tengger penduduk asli pegunungan ini.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Standar

One thought on “Desa Di Kaki Semeru .. Catatan Kedua Hari Kedua

  1. Ping-balik: Si Untung Dari Ngadas – Catatan Kelima Hari Keempat | Makan Lagi - Lagi Makan

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s