Perjalanan

Kuda Sumbawa Di Bromo – Catatan Kedua Hari Keempat

Legi

Legi

Naik kuda di Bromo sudah jadi atraksi tersendiri sejak lama, saya lupa dulu akhir 1970-an saat kesana apa sudah ada kuda atau belum. Tetapi kalau melihat cerita-cerita sekarang seolah-olah kuda itu adalah penghuni asli Tengger juga.  Konon untuk kuda yang ada beroperasi di Gunung Bromo dipelihara di Ngadisari/Cemoro Lawang, dan setiap pagi ditunggangi pemiliknya untuk bekerja disana.

Bromo Savanna-8257

Tetapi dari bincang-bincang dengan bapak tua pemilik Legi, kuda yang saya tunggangi mendaki gunung Bromo, kuda ini adalah kuda Sumbawa yang dipeliharanya sejak kecil. Kuda di Tengger katanya tidak kawin, soalnya yang didatangkan adalah kuda-kuda jantan saja… oh kasihan banget ya si kuda laki ini…

Bromo Probolinggo V1-1445 Bromo Probolinggo V1-1447 Bromo Probolinggo V1-1448

Kalau jaman saya kecil kuda-kuda mungil begini dibilang orang Kuda Kacang, entah maksudnya apa. Memang berbeda dengan kuda-kuda impor yang besar-besar sekali itu. Tapi kuda tetaplah kuda, sangat bermanfaat untuk sarana transportasi, juga di Bromo ini untuk transportasi dan wisata; membantu turis-turis malas seperti saya yang keberatan kalau mendaki. Mungkin juga jadi sarana untuk rekreasi anak-anak.

Bromo Probolinggo V1-1449 Bromo Probolinggo V1-1452

Ahh .. Tapi siapa sih yang tak senang kalau sesekali bisa naik kuda biar jalannya cuma pelan-pelan dan dituntun, bukan lari kencang seperti di film itu ha hai … Tidak mudah itu latihan naik kuda yang berlari dan tidak jatuh .. Kalau pengalaman dulu sih pantat dan anu jadi sakit lho.

Ada yang punya pengalaman unik dengan kuda?

Catatan: lebih proporsional saya dan Legi dalam bayangan bukan … tidak seperti kisah penyiksaan kuda ya?

Standar

3 thoughts on “Kuda Sumbawa Di Bromo – Catatan Kedua Hari Keempat

  1. Ping-balik: Savanna Bromo – A Tribute To @riomenajang : Catatan Ketiga Hari Keempat | Makan Lagi - Lagi Makan

  2. Ping-balik: Aku, Bromo Dan Masa Lalu – Catatan Keempat Hari Keempat | Makan Lagi - Lagi Makan

  3. Ping-balik: Si Untung Dari Ngadas – Catatan Kelima Hari Keempat | Makan Lagi - Lagi Makan

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s