IMG_0726-0.JPG
Food Court, Kuliner

Kuliner Pasar Mayestik: Kedai Mini

Masuk Pasar Basah Hidangan Tanpa Merek

Kedai Mini terletak di basement Pasar Mayestik, sebelah pasar basah, cukup komplit menyediakan masakan minang. Yang pasti tidak memberatkan kantong, layanan baik dan terpenting enak.

Tungku

Pasar Mayestik sendiri tepat dikunjungi kalau sedang mencari bahan pakaian dan pernik-perniknya, serta menjahitnya yang pasti. Buat orang setempat ada juga pasar basah yang komplit dan bersih.

Nasi Hangat

Sekarang ada tiga bagian yang sedia kuliner di Pasar Mayestik: di lantai atas dekat parkiran mobil ada food court; di lobby utama ada stan-stan yang sedia makanan kecil dan aneka minuman. Terakhir di basement ada kios-kios yang berjualan makanan, dalam hal ini kebanyakan ya makanan (berat) siap saji. Pada saat jam makan siang rata-rata kedai makan disini penuh dengan pelanggan.

Aneka Hidangan Rendang Dkk

Kedai Mini dipilih untuk mengisi perut kali ini dari berbagai pilihan yang ada, karena menarik. Masakan minang yang disediakan memberi aneka pilihan, mulai dari ikan bakar, gulai, (ayam, telur, otak), rendang, tunjang, kari dll. Oh iya jangan dicari papan nama Kedai Mini, tidak ada disana, nama ini saya tanya langsung pada Uda yang mengelola disana.

Kari Limpa Ayam Gulai Nasi, Kuah, Sambel, Jengkol

Pilihan santapan saya:
– Nasi putih hangat (2) dengan sayur nangka, aneka kuah plus sambal hijau, plus gulai jengkol.
– Gulai ayam.
– Kari limpa.
– Teh manis hangat (2).
Semua itu seharga Rp 40 ribu saja.

Jengkolnya Nasi dkk

Nasi hangat dengan kuah, sambel dan jengkol saja sudah begitu nikmat. Terutama karena gulai jengkol yang menurut saya pas sekali. Kerenyahan dan kelembutan jengkol sangat pas di mulut dan lidah. Hal ini disertai pula dengan kuah gulai yang tidak berlebihan mendominasi jengkol.

Ayam gulai terasa lembut dan halus, mungkin lebih enak lagi bila dalam keadaan panas. Limpa kari yang dihidang dengan banyak cabe memberikan rasa nikmat yang luar biasa. Kelembutan tekstur limpa yang segar berpadu dengan kuah kari yang kuat ditambahkan aksen dari gigitan sambel.

Jengkol Sang Primadona

Tak salah lagi limpa dan jengkol menjadi primadona dari santap siang kali ini. Patut direkomendasi untuk dicoba.

Standar

2 thoughts on “Kuliner Pasar Mayestik: Kedai Mini

  1. Waaaaaahhh …
    Baruuuuu aja tadi siang saya ke Pasar Mayestik …
    Biasaaaa … Istri menjahitkan baju … saya disuruh ngambil jahitan di lantai .. lantai … waahhh lupa saya di lantai berapa … yaaa pokoknya yang banyak penjahitnya deh … haha …
    Sekarang Mayestik sudah bersih … (walaupun aromanya masih satu dua mengganggu)

    salam saya Om
    (23/10 : 22)

Mari berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s