Cabe itu pedas, dan pedas menambah semangat.  Bawang putih tidak pedas, tapi kehadirannya penting agar rasa dan aroma menggugah semangat. Bawang bombay sangat bersahaja namun tanpanya kenikmatan tidak lengkap. 

Dalam makanan semua berpadu satu, aneka rasa, aneka warna, aneka tekstur, untuk mencapai harmoni. Tanpa harmoni diantaranya apalah arti satu-persatunya. 

Demikian juga kehidupan. 

Note:

Difoto di Warung Turki, Kemang – Jakarta

Iklan
Fotografi Makanan, Restaurant, Uncategorized

Pedas Bukan Tujuannya

Gambar
Bistro/Cafe

Kuliner Pasar Santa: Gayobies Coffee

IMG_1252.JPGIMG_1251.JPG

IMG_1250.JPG

Semula kuliner Pasar Santa (modern) identik dengan ABCD Coffee yang merupakan sekolah atau kursus mengenai kopi dan penyajiannya. Dari sinilah mulai kehebohan melalui socmed dan selanjutnya hingga tercipta cukup keramaian dan dimulailah gelombang kuliner dan seni masuk Pasar Santa. Bahasa masa kininya ekonomi kreatif.

Nah Gayobies Coffee sebagai pendatang berikut memilih konsep yang berbeda, bukan sekolah tapi tempat menikmati kopi, dengan menghidangkan aneka jenis olahan dari Kopi Gayo. Tentunya bisa ditemani dengan aneka cemilan yang disediakannya. [Sayang pas kesana cemilan yang ada habis diborong rombongan besar yang baru berkunjung, tetapi tak apalah yang penting bisa menikmati kopinya.

IMG_1205.JPG

IMG_1207.JPG

IMG_1206.JPG

IMG_1208.JPG

Standar untuk mencoba kopi bagi saya adalah kopi tubruk/drip/sejenis atau espresso yang dibuat di kedai kopi yang dikunjungi, bukan aneka produk kopi yang sudah bercampur dengan bahan lain. Saat menyeruputnya saya mencoba menikmati karakter kopi yang dicecap oleh syaraf perasa di seluruh bagian lidah.

Nah di Gayobies ini saya pesan kopi tubruk, yang dihidangkan di cangkir kopi elegan, komplit dengan buih dan butiran ampas kopinya. Suatu penampakan yang menyenangkan. Saat menyeruput kopi tubruk asal Gayo ini mulai terasa kenikmatannya, dengan diawali oleh tendangan roasting matang dan penuh, dengan mayoritas asam mewakili aneka buah-buahan dan samar-samar berbagai rasa lain ada dilatar belakang. Roasting yang cukup matang tetapi nikmat, sehingga tidak terasa satu cangkir kopi cepat habisnya.

IMG_1210.JPG

IMG_1209.JPG

IMG_1211.JPG

IMG_1212.JPG

Sayang meskipun pengelola Gayobies Coffee nampak ramah-ramah namun karena keramaian pengunjung maka kami belum bisa banyak berbincang-bincang dengan mereka. Tidak apalah, nanti lain kali mudah-mudahan ada waktu.

IMG_1213.JPG

IMG_1214.JPG

IMG_1215.JPG

Nah di Gayobies Coffee ini sama dengan yang lainnya mereka juga tutup pada hari senin, karena keramaian yang luarbiasa sejak jumat sampai dengan minggu.

Standar
Bistro/Cafe

Kuliner Pasar Santa: Ki_Cchin Japanese Kitchen

IMG_1228.JPGIMG_1227.JPG

Kembali lagi ke Pasar Santa yang sedang naik daun untuk kuliner, mencari aneka produk kreatif, dan sekedar untuk kumpul-kumpul. Kali ini saya mencoba makanan Jepang, khusus aneka Teppan Yaki. Masakan khas Jepang yang diolah dengan menggoreng atau lebih tepatnya ditumis pada meja khusus. Nama warung ini Japanese Kitchen, Ki_Cchin. Mungkin begitu orang Jepang menyebutnya.

Dalam pengolahannya menggunakan aneka sayur, bumbu, daging dan bahan lainnya. Rajangan kecil bahan-bahan ini selanjutnya ditumis dengan minyak dan saus sampai kematangan tertentu dan disajikan dalam mangkuk bersama nasi putih panas.

IMG_1230.JPG

IMG_1229.JPG

IMG_1220.JPG

Saya pesan Teppanyaki dari bahan lidah untuk mencoba, kalau daging kan sudah biasa. Proses pengolahan sama juga seperti lainnya, dan tidak lama sudah tersedia siap untuk dimakan. Karena duduk di depan wadah penggorengan maka saat mau makan sudah kepingin sekali karena aroma yang keluar selama proses sudah merasuk hidung.

Untuk saya mangkuknya berukuran lumayan, dalam arti cukup untuk bersantap tanpa kenyang, sehingga bisa mencicipi hidangan lain lagi. Mungkin bagi orang yang makannya tidak seperti saya ini sudah cukup mengenyangkan porsinya. Tapi yang penting dalam suatu makanan adalah rasanya, dan rasa yang didapatkan dari seporsi lidah teppanyaki ini cocok sekali dengan saya. Kemanisan, tingkat pedas dan bumbu lain sudah sangat pas. Semoga masakan lain juga sama nikmatnya.

IMG_1217.JPG

IMG_1218.JPG

IMG_1219.JPG

Saat makan disitu yang menjadi chef adalah Mas Yanuar asal Surabaya. Kini dia bermukim di LA, alias Lenteng Agung bersama istri dan anak-anaknya. Sedikit banyak bercerita tentang suka-duka menjalankan warung Jepang ini.

Untung jam operasional mereka adalah jam 2 siang sampai tutup pukul 9 malam atau habisnya bahan. Namun demikian sejak jam 9 pagi sudah harus belanja daging, aneka sayur ke pasar-pasar; selanjutnya dirajang untuk siap diolah nantinya. Karena tidak mungkin proses merajang baru dilakukan saat memasak. Usai berjualanpun masih harus bersih-bersih sebagaimana tempat makan lain, tidak mungkin ditinggal dalam keadaan kotor.

IMG_1221.JPG

IMG_1222.JPG

IMG_1224.JPG

Sementara ini jam operasional Ki_Cchin antara jam 2 sore -9 malam, dan buka tiap hari rabu sampai minggu. Nah puncak keramaian adalah hari sabtu dan minggu. Sangat melelahkan kata Yanuar, berhubung istirahatpun tidak sempat pada saat ramai, belum lagi panasnya penggorengan. Tapi keramaian pasti menghilangkan segala lelah, karena buat apa buka warung kalau sepi terus.

IMG_1223.JPG

IMG_1226.JPG

IMG_1225.JPG

IMG_1216.JPG

Selamat menikmati Ki_Cchin Japanese Kitchen di Pasar Santa, jangan lupa kuliner lainnya.

Standar
Event

Satu Nusa Satu Bangsa

.Ranu Regulo Ranu Pane

Dirgahayu Sumpah Pemuda Indonesia,

Satu Nusa – Indonesia

Satu Bangsa – Indonesia

Satu Bahasa – Indonesia

Catatan:

Mari lakukan apa yang kita bisa. Mulai dari yang kecil, dari kita sendiri

Standar
Restaurant

Chasio Garing Madu Kacamata

NAsi Campur Kacamata

Untuk bersantap nasi campur babi di Jakarta Selatan bisa dijumpai diantaranya di Kompleks Pertokoan Grand Wijaya. Ada Nasi Campur Kenanga dan Nasi Campur Kacamata.

Uniknya Kacamata ini buka 24 jam dan sedia mulai dari bubur, nasi putih, nasi hainam, mie dll. Ada pilihan ayam, bebek dan babi.

Chasio Garing Madu

Saya sudah coba nasi campurnya, dengan chasio garing madu. Nampaknya ini yang jadi pembeda utama, cukup enak kok. Dihidangkan komplit dengan kuah sayur asin.

Nasi Campur Kacamata

Standar